Mau Jadi Orang Sukses? Mampir Ke Sini Dulu Dong – BAKTI NUSA

Mau Jadi Orang Sukses? Mampir Ke Sini Dulu Dong

Mau Jadi Orang Sukses? Mampir Ke Sini Dulu Dong

oleh Rosyid SH

Yogyakarta-merupakan sebuah provinisi yang terletak tepat berada di tengah dari kepulauan Indonesia, Yogyakarta merupakan menjadi tempat yang sangat ideal untuk mengupgrade kapasitas dan mencari ilmu pengetahuan. Menyandang sebagai Kota Pendidikan, Yogyakarta menjadi semakin populer untuk mengembangan berbagai jenis bisnis dan jasa mulai dari yang mikro sampai makro. Tidak sedikit pula Yogyakarta melahirkan orang-orang sukses untuk Indonesia dan dunia. Namun bukan Kota Yogyakarta yang akan kita bahas saat ini.

8 ciri-ciri orang sukses menurut Richard St. John

Pembahasan kita kali ini terkait tentang sukses, berdasarkan perkataan dan kutipan dari seorang motivator ternama dunia, Richard St. John mengungkap “Sekarang di sini kita lebih dari 10 tahun kemudian, dan saya telah mewawancarai lebih dari 500 orang sukses secara langsung, dan mengumpulkan ribuan kisah sukses lainnya. Saya ingin menemukan faktor umum untuk sukses di semua bidang, jadi saya harus mewawancarai orang-orang dalam karier mulai dari A hingga Z. Ini hanya karier yang saya wawancarai dimulai dengan huruf A, dan dalam banyak kasus lebih dari satu orang. Saya mewawancarai enam akuntan yang sukses, lima auditor perusahaan, lima astronot yang telah ke luar angkasa, empat aktor yang telah memenangkan Academy Award untuk Aktor Terbaik, tiga astrofisikawan top dunia, enam arsitek terkemuka dunia dan, oh yeah, empat Nobel Pemenang hadiah. Ya, saya tahu itu tidak dimulai dengan A, tapi itu agak keren.

Dan saya ingin mengucapkan terima kasih yang tulus kepada semua orang hebat yang telah saya wawancarai selama bertahun-tahun. Ini benar-benar kisah mereka; Saya hanya pembawa pesan. Pekerjaan yang sangat besar adalah mengambil semua wawancara dan menganalisisnya, kata demi kata, baris demi baris, dan mengurutkannya menjadi semua faktor yang dikatakan orang membantu mereka berhasil. Dan kemudian Anda mulai melihat faktor-faktor besar yang umum bagi kesuksesan kebanyakan orang. Secara keseluruhan, saya menganalisis dan mengurutkan jutaan kata. Apakah Anda tahu berapa banyak pekerjaan itu? Hanya itu yang saya lakukan, siang dan malam – mengurutkan dan menganalisis”, dari hasil yang dilakukan beliau selama 10 tahun mewawancarai ratusan orang sukses didapatkan 8 ciri-ciri orang sukses, yaitu :

  1. Passion (Love what you do) – merupakan sebuah kata yang berarti ketika menjalan sesuatu itu kita tidak akan bosan kita akan selalu merasa senang dan mencintai apa yang selalu kita lakukan. Passion berbeda dengan soft-skill namun tidak sedikit passion selalu memiliki kesamaan dengan soft-skill. Misalnya passion saya adalah membuat sebuah konsepan atau membentuk karakter untuk orang lain soft-skill yang harus saya miliki berupa kempemimpinan, public speaking, manajemen forum, dan komunikasi. Jadi passion merupakan hal yang harus kita lakukan dengan cinta dan tulus sehingga kita akan selalu merasa senang dan bahagia selalu.
  2. Work (Work really hard) – usaha dengan sungguh-sungguh merupakan langkah yang harus kita lakukan selanjutnya setelah kita menemukan passion kita. Karena ada pepatah yang mengatakan bahwa “Hasil tidak akan menghianati usaha”, jadi dari ungkapan ini mengatakan bahwa ketika kita berusaha dengan sungguh-sungguh InshaAllah hasil yang kita dapatkan sesuai dengan usaha kita, begitu pula sebaliknya. Jadi sudah siap berusaha semaksimal mungkin?
  3. Focus (Focus on one thing not everything) – fokus pada satu hal bukan semua hal, mungkin dari kita merupakan orang yang selalu bisa apa saja atau multitalent. Hal itu bagus karena kita tidak akan pusing untuk menonjolkan passion kita, namun kita harus fokus terhadap satu titik atau satu bagian saja, tidak semuanya. Seperti orang-orang sukses lainnya mereka memiliki satu hal yang menonjol dalam hidupnya, bukan semua hal dan itulah menjadikan mereka luar biasa dengan keahliannya mereka masing-masing. Siapkah kita untuk fokus kepada satu titik saja?
  4. Push (Keep pushing yourself) – selalu berusaha menekan kepada diri kita. Seringkali kita jumpai orang gagal sukses pada tahap ini karena tidak bisa menekan lenih kepada diri kita. Bahkan semakin tinggi posisi kita maka kita akan semakin memiliki sedikit waktu luang untuk bersenang-senang dan akan selalu memikirkan hal yang lebih bermanfaat pada khalayak umum. Orang-orang besar akan memiliki waktu tidur yang lebih sedikit dari orang umum karena beliau selalu berpikir konsep perbaikan dan pengaruh untuk masa depan. Tekan diri untuk menjadi.
  5. Ideas (Come up with good ideas) – memberikan ide-ide baru untuk sebuah perubahan, memberikan inovasi kepada dunia dibutuhkan pada tahap selanjutnya. Karena dengan gagasan yang fresh kita akan memiliki peluang yang lebih besar pula daripada ide lama. Pemberian gagasan baru seperti era sekarang ini akan sangat terlihat ketika ide tua akan tertinggal dengan ide baru seperti munculnya start up, launch NGO, dan LSM.
  6. Improve (Keep improving what you do) – tahap peningkatan. Hal ini diperlukan karena kita tidak boleh sampai merasa cukup. Ketika kita sudah merasa cukup dengan usaha dan hasil kita maka di saat itulah kita akan hancur bukan karena orang lain tetapi karena diri kita sendiri. Peningkatan kemampuan terhadap passion kita sangat dibutuhkan selain sebagai penguatan pemahaman kita juga untuk menambah pengetahuan kita terhadap ide-ide yang berkembang dan baru di masyarakat dunia. Jadi jangan sampai kita merasa cukup.
  7. Serve (Serve other something value) – Melayani kepada masyarakat diperlukan karena kita hidup dan berusaha bukan hanya terkait aku, aku, dan aku. Akan tetapi bagaimana kita bisa memberikan kebahagian kepada khalayak umum dengan hasil usaha kita. Bukankah setiap agama mengajarkan kita untuk selalu berbagi? Jadi kenapa harus takut berbagi.
  8. Persist (Because there’s no overnight success) – Bertahan. Istiqomah, merupakan hal yang sesuai pada konteks ini. Karena tidak ada kesuksesan terjadi hanya satu malam. Tentu dalam menjaga hal tersebut perlu suatu cara kita untuk selalu bertahan dengan apa saja yang terjadi baik itu rintangan yang menhamburkan, hambatan yang besar, atau pemikiran yang dibatasi. Teringat perkataan Ali bin Abi Thalib bahwa, “Angin tidak menerpa daun atau batang tetapi menguji seberapa kuat akar itu”. Terakhir, oleh karena itu sudah sejatinya menjaga agar sukses selalu ada dalam diri kita. Sudahkah kita membangun hidup kita untuk menjadi sukses? Mari sukses bersama dengan passion kita untuk Indonesia lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares
Skip to toolbar