Kefir, Minuman Kesehatan Warisan Nabi – BAKTI NUSA

Kefir, Minuman Kesehatan Warisan Nabi

Kefir? Bentuk typo dari Kufur? Oh tidak begitu hmm

Kefir bisa jadi bukan minuman yang sepopuler ais kepal milo. Atau mungkin saja ini pertama kali mengetahui istilah kefir. Tapi, minuman ini bukan varian baru, minuman ini telah dikenal semenjak sekitar 1400 tahun yang lalu. Kefir dipercaya memiliki banyak khasiat seperti antidiabet, antitumor, antikolesterol, dan lain-lain. Minuman ini mengandung probiotik hidup dalam jumlah yang cukup untuk menjaga kesehatan pencernaan, seperti minuman fermentasi pada umumnya yaitu yogurt atau kombucha.”

Umumnya, terdapat banyak varian kefir yang dikenal di masyarakat termasuk susu kefir. Susu kefir menjadi varian pertama dari minuman kesehatan ini. Kefir berasal dari daerah pegunungan di Rusia, bernama Kaukasus. Berdasarkan laporan Masyarakat Medis Kaukaus, kefir telah dikonsumsi semenjak tahun 1867, namun beredar kabar bahwa kefir telah dikonsumsi semenjak 1400 tahun yang lalu tanpa adanya pendokumentasian. Penemuan kefir diawali dari ketidaksengajaan masyarakat Kaukus utara yang mengkonsumsi gumpalan susu yang terfermentasia akibat disimpan dalam kantung kulit kambing yang telah diberi bibit kefir oleh Nabi Muhammad SAW. Masyarakat Kaukus menjadi lebih sehat dan berumur Panjang akibat gemar mengkonsumsi minuman tersebut. Satu hal yang membedakan kefir dengan yogurt adalah tingkat kekentalannya yang lebih rendah.

Kefir sebagai minuman peninggalan nabi juga diperkuat dengan ayat Al-Quran yang menyebut kefir sebagai “kaafuura”, yaitu nama mata air di surga yang airnya berwarna putih, harum baunya dan lezat rasanya. Kaafuura tercantum dalam Surah Al Insaan, ayat (5)

إِنَّ الأَبْرَارَ يَشْرَبُونَ مِن كَأْسٍ كَانَ مِزَاجُهَا كَافُورًا

  1. Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur

(6) عَيْنًا يَشْرَبُ بِهَا عِبَادُ اللَّهِ يُفَجِّرُونَهَا تَفْجِيرًا

  1. (yaitu) mata air (dalam surga) yang daripadanya hamba-hamba Allah minum, yang mereka dapat mengalirkannya dengan sebaik-baiknya.

Kefir disebut sebagai minuman kesehatan yang mengkombinasikan asam laktat dan fermentasi alkohol laktosa dalam susu yang mengandung probiotik. Kefir diproduksi oleh aktivitas mikroba “Kefir Grain” yang memiliki keseimbangan relatif stabil dari bakteri asam laktat dan ragi. Kefir diklaim dapat memiliki manfaat pengurangan gejala intoleransi laktosa, stimulasi sistem kekebalan tubuh, menurunkan kolesterol, dan sifat antimutagenik dan antikarsinogenik. Penelitian tentang kefir terus berlanjut dalam dekade terakhir.

Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang memberikan efek posirif pada kesehatan. Susu fermentasi dapat menyebabkan efek probiotik seperti peningkatan kesehatan sistem pencernaan, penurunan kolesterol serum, peningkatan toleransi laktosa, peningkatan fungsi kekebalan tubuh, kontrol gejala iritasi usus besar, serta bersifat anti kanker. Beberapa mikroorganisme probiotik menguntungkan yang paling umum telah diidentifikasi sebagai spesies Bifidobacteria, Lactobacillus acidophilus, Lactobacillus plantarum, Lactobacillus reuteri, Lactobacillus rhamnosus, Lactobacillus salivarius, dan Saccharomyces boulardii. Kefir yang terbuat dari biji-bijian kefir menyediakan probiotik alami terutama Lactobacillus acidophilus, Bifidobacterium bifidum, banyak bakteri asam laktat, dan ragi dalam jumlah tinggi.

Terkait berbagai manfaat kefir, minuman ini juga merupakan minuman peninggalan Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, kita sebagai muslim tentunya  patut bersuka cita sebab minuman warisan tersebut dapat bermanfaat untuk khalayak umum. Jangan lupa cobain kefir ya !

 

#catatatannisa

Annisa Aurora Kartika

Food Science and Technology Department, UB

PM Bakti Nusa 9 Wilayah Malang

 

Referensi :

Bahar, B. 2008. Kefir Minuman Susu Fermentasi. Gramedia Pustaka Utama.

Kok-Tas, T. 2010. Effects Of Controlled Atmosphere Application On Kefir Grains And Kefir. Phd Thesis. Suleyman Demirel Universty, Isparta, Turkey.

Moller, N.P., Scholz-Ahrens, K.E., Roos, N. And Schrezenmeir, J. 2008. Bioac- ¨ Tive Peptides And Proteins From Foods: Indication For Health Effects. Eur. Jurnal Nutrition. 47: 171–182.

Parvez, S., Malik, K.A., Kang, S.A., And Kim, H.Y. 2006. Probiotics And Their Fermented Food Products Are Beneficial For Health. Jurnal Application Microbiology. 100:1171–1185.

Salminen, S., C. Bouley And M. C. Boutron Ruault, 1998. Functional Food Science And Gastrointestinal Physiology And Function. Br. Jurnal Nutrition, 80: 147-71

sumber gambar: google

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares
Skip to toolbar