Catatan Kecil tentang Menjadi Aktivis – BAKTI NUSA

Catatan Kecil tentang Menjadi Aktivis

Catatan Kecil tentang Menjadi Aktivis

Mutia Aristawidya Paramesti (BAKTI NUSA 9 Bandung)

 

Ketika titel aktivis harus disandingkan dengan jabatan, apa makna perubahan sosial kini?

 

Masa-masa penerimaan mahasiswa baru mengingatkan saya pada pemikiran empat tahun lalu, di mana menjadi mahasiswa artinya bebas berekspresi, berkarya, dan mengabdi tanpa peduli latar belakang dari mana kita berasal. Saya yang sejak SMA sering diceritakan tentang kehebatan kemahasiswaan ITB, ingin membuktikan apa yang sebenarnya membuat mahasiswa terlihat hebat dan berdampak. Saya mencoba untuk berorganisasi hampir di semua ranah, akhirnya mengarahkan saya pada suatu kesimpulan: mahasiswa hebat karena idealisme yang tak pernah padam, menjadi bahan bakar untuk terus berkarya lewat latar belakang keilmuan dan potensi dirinya.

 

Dalam merumuskan apa saja yang harus dilakukan, tentu tidak lepas dari pertanyaan “untuk apa suatu program ini dijalankan dan siapa saja yang akan menerima manfaat dari aktivitas yang ada”. Maka dari cita-cita besar tentang mimpi dan harapan, turun menjadi langkah-langkah kecil yang bisa dilakukan dan terukur dalam selang waktu tertentu.

 

Hanya saja, terkadang kita sering terlupa untuk peduli pada proses. Kita terlalu sibuk untuk mementingkan gengsi, mengedepankan jabatan, menjual hasil, namun melewatkan tahap untuk berkembang. Seperti dalam proses metamorfosis, perlu menjadi kepompong dahulu untuk melahirkan kupu-kupu yang indah.

 

Perubahan sosial bukanlah sesuatu yang instan. Memulai untuk mengubah sesuatu dari fase stagnan tidak selalu menyenangkan. Perlu kerendahan hati dan kesabaran, juga menurunkan ekspektasi. Dalam lingkup aktivisme, apalagi yang dicari selain mengubah suatu tatanan sosial menjadi lebih baik? Berbicara tentang kebaikan, apalagi yang bisa diberi selain melalui ketulusan hati dan kejujuran?

 

Ini adalah sebuah refleksi pribadi, untuk mengingatkan saya bahwa waktu untuk mengabdi dengan status mahasiswa di kampus tercinta sudah hampir habis. Studi telah selesai, tanggung jawab kini semakin besar. Tidak ada waktu yang tepat untuk berubah selain saat ini.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares
Skip to toolbar