Asam Lambung: Dianggap Sepele, Tapi Berbahaya!

Di era modern, manusia seakan dituntut untuk bekerja secara cepat dan mampu mengerjakan banyak hal dalam satu waktu. Tuntutan ini ternyata bukan hanya dirasakan oleh para pekerja saja loh! Para pelajar dan mahasiswa rupanya juga dituntut untuk memiliki kemampuan multitasking yang baik, terlebih para aktivis yang punya segudang aktivitas! Terkadang tuntutan untuk menjadi multitasker andal membuat kita lupa untuk menjaga pola hidup sehat. Kebiasaan buruk perlahan mulai kita lakukan, seperti tidur larut malam, kurang berolahraga, tidak menjaga pola makan, bahkan sering memaksakan diri sendiri untuk tidak beristirahat demi menyelesaikan berbagai macam kewajiban.

Pola Hidup Tidak Sehat Dapat Mengakibatkan Asam Lambung

Tahukah kalian bahwa beberapa kebiasaan buruk di atas dapat menimbulkan berbagai macam penyakit? Salah satu penyakit yang paling sering muncul dikalangan multitasker yakni asam lambung. Penyakit asam lambung yang memiliki nama ilmiah Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan kondisi naiknya asam lambung menuju esophagus. Esofagus sendiri adalah saluran pencernaan yang menghubungkan mulut dengan lambung. Nah ternyata, naiknya asam lambung disebabkan oleh Lower Esophageal Spincher (LES) atau otot pada bagian bawah dari esophagus yang tidak berfungsi. LES berfungsi sebagai pintu otomatis ketika makanan dan minuman turun ke lambung. Setelah makanan atau minuman masuk, LES akan menutup untuk mencegah asam dan makanan yang ada di lambung agar tidak naik kembali ke esofagus. Apabila LES menjadi longgar dan tidak dapat menutup dengan baik, asam lambung bisa keluar dari perut dan menyebabkan penyakit asam lambung. Kebiasaan buruk seperti begadang, tidak menjaga pola makan, dan kurangnya berolahraga adalah kebiasaan yang bisa membuat LES ini tidak berfungsi secara normal.

Selain kebiasaan tersebut, kebiasaan anak muda lainnya yang turut andil sebagai penyebab naiknya asam lambung yakni terlalu banyak konsumsi coklat, kafein, bahkan merokok. Kebiasaan-kebiasaan itu dapat membuat otot LES menjadi rileks sehingga asam lambung bisa naik. Nggak cuma itu, ternyata masih ada hal lain yang bisa menyebabkan naiknya asam lambung. Dr. Eunice Pingkan Najoan, SpKJ menyampaikan, bahwa sebagian besar pasiennya yang menderita GERD, salah satunya dipicu oleh pikiran yang stress, “Biasanya penderita GERD ini asam lambungnya naik karena banyak pikiran dan jadi tekanan bagi dirinya. Begitu pula sebaliknya, jika asam lambung naik juga bisa menimbulkan stress. Karena otak dan lambung juga saling terhubung.”

Asam Lambung Dapat Memicu Penyakit Berbahaya Lainnya

Ini dia yang perlu kita semua perhatikan. Tuntutan untuk bekerja cepat dan multitasking terkadang tidak hanya membuat pola hidup berubah, tapi juga bisa menimbulkan stress yang akhirnya memicu munculnya penyakit asam lambung. Padahal jika sudah terkena asam lambung, kita akan banyak menjumpai dampak buruk loh! Selain mengganggu produktifitas, asam lambung juga bisa menimbulkan kerusakan gigi karena cairan lambung yang naik ke esophagus dan mulut dapat mengikis enamel gigi (lapisan luargigi) yang keras. Radang kerongkongan pun bisa terjadi karena lapisan esofagus yang teriritasi hingga membengkak dan menyebabkan luka di kerongkongan dan struktur esofagus. Asam lambung juga bisa memperparah asma hingga membuat sesak nafas karena secara tidak sengaja tersedot saat bernapas. Dan yang paling menakutkan adalah kanker kerongkongan, yang dapat terdeteksi dari penurunan berat badan secara drastis dan kesulitan menelan.

Sebagai aktivis tentu kita nggak mau berurusan dengan asam lambung dan penyakit lain di atas kan? Oleh karena itu, kita perlu menjaga kesehatan dan pola hidup. Meskipun tuntutan untuk mengerjakan berbagai macam tugas sangat banyak, jangan sampai kita lupa isitirahat atau lupa menjaga pola makan. Hindarilah mengkonsumsi terlalu banyak coklat dan kafein.

Menjaga Pola Makan yang Baik untuk Menghindari Kambuhnya Asam Lambung

Nah, bagi kalian yang terlanjur mengalami penyakit asam lambung, tak perlu khawatir karena penyakit tersebut masih bisa diobati. Selain melakukan cek kesehatan secara rutin, kita juga bisa mengkonsumsi buah pisang, jahe, apel, susu segar, teh hangat, dan makanan yang mengandung vitamin B seperti kacangan- kacangan, bayam, ikan Salmon, Tuna, dan Sarden. Makanan-makanan tersebut bisa membantu menghindari kambuhnya penyakit asam lambung loh. Yang terpenting, selalu jaga pola hidup sehat ya teman-teman!

 

Ditulis oleh Osadhani Rahma Pemila

Referensi: mudapedia.com, Fabs Magazine, dan hasil wawancara dengan Dr. Eunice Pingkan Najoan, SpKJ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares
Skip to toolbar